Pemanfaatan Ekstrak Bunga Kembang Sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) Sebagai Indikator Alami dalam Deteksi Boraks Pada Sampel Makanan

Authors

  • Grace Dearni Batubara Universitas Negeri Medan
  • Aprilla Rahel Yolanda Sinaga Universitas Negeri Medan
  • Syahilla Az Zahra Universitas Negeri Medan
  • Dea Alfioni Br. Tarigan Universitas Negeri Medan
  • Muhammad Hafiz Siddiq Universitas Negeri Medan
  • Larasati Arum Utami Universitas Negeri Medan
  • Nurbaity Situmorang Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.30631/edubio.v9i2.224

Keywords:

Antosianin, Boraks, Hibiscus rosa-sinensis, Indikator Alami, Keamanan Pangan

Abstract

Penyalahgunaan boraks sebagai bahan tambahan pangan ilegal masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas ekstrak bunga kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis) sebagai indikator alami dalam mendeteksi kandungan boraks pada berbagai sampel makanan secara kualitatif. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan teknik ekstraksi pelumatan dan penyaringan untuk memperoleh pigmen antosianin. Sampel penelitian terdiri dari tujuh jenis pangan populer: bakso ayam, bakso ikan, tahu putih, bihun, mie kuning, pempek, dan makaroni. Hasil pengujian menunjukkan bahwa dari seluruh sampel, hanya mie kuning yang menunjukkan perubahan warna menjadi hijau secara signifikan (positif mengandung boraks). Enam sampel lainnya tetap berwarna merah keunguan (negatif). Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa ekstrak bunga kembang sepatu efektif digunakan sebagai instrumen deteksi dini boraks melalui mekanisme perubahan warna akibat reaksi antara senyawa basa boraks dengan zat warna antosianin.

Published

2026-07-31

How to Cite

Dearni Batubara, G., Rahel Yolanda Sinaga, A. ., Az Zahra, S. ., Alfioni Br. Tarigan, D. ., Hafiz Siddiq, M., Arum Utami, L. ., & Situmorang, N. . (2026). Pemanfaatan Ekstrak Bunga Kembang Sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) Sebagai Indikator Alami dalam Deteksi Boraks Pada Sampel Makanan. EDU-BIO: Jurnal Pendidikan Biologi, 9(2), 143–151. https://doi.org/10.30631/edubio.v9i2.224