Penerapan Multimedia Interaktif Pada Materi Sistem Pencernaan Manusia untuk Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa di SMP Negeri 2 Tanjung Pura
DOI:
https://doi.org/10.30631/edubio.v9i2.230Keywords:
Hasil Belajar, Motivasi Belajar, Multimedia Interaktif, Sistem Pencernaan ManusiaAbstract
Motivasi dan hasil belajar merupakan faktor penting yang menentukan keberhasilan proses pembelajaran. Namun, proses pembelajaran IPA di SMP Negeri 2 Tanjung Pura masih didominasi metode ceramah dengan penggunaan media yang kurang variatif sehingga siswa cenderung pasif, kurang termotivasi, dan hasil belajar belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penerapan multimedia interaktif terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada materi sistem pencernaan manusia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment melalui desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 32 siswa kelas eksperimen dan 30 siswa kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket motivasi belajar serta tes pretest dan posttest hasil belajar. Data dianalisis menggunakan Independent Sample t-Test setelah memenuhi uji normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia interaktif memberikan pengaruh signifikan terhadap motivasi belajar dengan nilai signifikansi sebesar 0,040 (p<0,05) dan mean difference sebesar 4,098. Selain itu, multimedia interaktif juga berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 (p<0,05) dan mean difference sebesar 10,490. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan multimedia interaktif mampu meningkatkan keterlibatan siswa selama pembelajaran sehingga berdampak pada meningkatnya motivasi dan hasil belajar. Dengan demikian, multimedia interaktif dapat dijadikan alternatif media pembelajaran yang efektif pada materi sistem pencernaan manusia. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa multimedia interaktif dapat dimanfaatkan oleh guru sebagai alternatif media pembelajaran untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih menarik, meningkatkan keterlibatan siswa, serta mendukung peningkatan motivasi dan hasil belajar, khususnya pada materi biologi yang bersifat abstrak.



.png)


